Sabtu, 13 Juli 2013

Sekedar Nostalgia dengan ESENSI bermain game RPG

Kalo inget game RPG yang pernah dimainkan, jadi kebayang klo imajinasi pembuat game itu luar biasa. Kita sebagai penikmat juga bisa merasakan hasil imajinasinya.

Beranjak dewasa dan semakin mengenal apa itu dunia, kita bisa memaknai mana game yang diciptakan dari hati sang kreator, mana game yang diciptakan hanya untuk sekedar memenuhi kebutuhan sang kreator...

Kebanyakan RPG mengisahkan seorang kesatria yang menggunakan pedang dan perisai. Prolog di mulai dari awal karir jagoan. Ada yang bermula dari rumah (anaknya seorang kesatria hebat), ada yang sebagai pencuri, ada yang sebagai nelayan, ada yang di mulai dari keluarga bangsawan dan lainnya.

Petualangan RPG selalu berawal dari permasalahan yang dihadapi suatu komunitas. Komunitas yang sedang dilanda kesulitan dan mara bahaya yang disebabkan oleh monster atau peran antagonis game RPG tersebut...

Namun dengan perjuangan meningkatkan Lv, membeli equipment yang tepat, pada akhirnya kita bisa melalui mara bahaya yang menurut komunitas tersebut adalah IMPOSSIBLE...

Setelah permasalahan pada komunitas tersebut diselesaikan, biasanya sang jagoan merasakan PERAN-nya di dunia. Dari sana lah petualangan bermula. Petualangan demi petualangan dilalui, ada yang bertualang untuk menemukan jati diri yang sesungguhnya, ada yang menemukan pasangan hidup secara kebetulan dalam perjalanan mereka, menemukan rekan bertualang bersama dan banyak hal yang ditemukan dalam petualangan mereka...


Petualangan yang kita temui dalam game RPG tersebut ternyata kita rasakan juga di dunia nyata.

Kita mengawali karir dengan persenjataan yang kita miliki (kesatria tidak harus identik dengan pedang loh, mungkin bisa juga menggunakan ilmu managemen, menggunakan foto sebagai fotografer atau lainnya), dipertemukan dengan orang-orang yang mungkin bisa membekali kita, membohongi kita, menjerumuskan kita, menjadi rekan kita, dll.

Namun ada hal yang kita TAKUT untuk kita aplikasikan dalam kehidupan nyata, yakni KEBERANIAN. Dalam game, mungkin kita berani mengambil keputusan untuk memilih karir yang tersedia, menghadapi boss-boss yang mungkin akan membawa kita berkembang lebih dan lebih, karena kita berpikir "TOH KALAU MATI MASIH BISA DI RESTART"

Kalau pun kita berani dalam kenyataannya, kita belum tentu bertindak dengan BENAR. Bahkan kebanyakan dari kita tidak memilih untuk bertindak...

Terkadang EMOSI kita ikut bermain dan ketika menghadapi kekalahan ketika melawan beberapa boss, kita cenderung menyerah. Dan berkata, "mungkin ini bukan jalan-Nya, kita ini hidup di dunia nyata. bukan dunia game. Kalau pun kita memaksakan kehendak, pada akhirnya semua akan sia-sia"

Dan...

Memang betul Dia tidak akan mengijinkan kita menang sebelum kita memiliki kemampuan/experience/wawasan yang cukup dan equipment yang tepat...

Coba renungkan sejenak, terkadang kita terlalu meremehkan orang-orang yang kita temui (yang mungkin adalah rekan kita), terkadang kita terlalu berharap (yang mungkin hanya orang-orang egois yang tidak peduli pada kita), terkadang kita terlalu memaksakan kehendak kita sendiri...

Kebanyakan dari kita MENYERAH hanya karena JENUH untuk meningkatkan level kita, kita mengeluh dengan keterbatasan kita yang kita sebabkan karena MALAS, hingga kita memilih untuk berhenti di satu titik yang tidak mengijinkan kita untuk berkembang...


Sulit untuk mengampuni dan menerima apa adanya yang telah terjadi, dan membuat kita terdiam menganalisis hal-hal yang tak perlu. Melupakan bahwa kita adalah manusia yang masih butuh makan, minum, istirahat dan bersosialisasi...

Di titik ini, saya teringat akan satu makhluk yang diangkat dari cerita mitologi kuno dari mesir.. Yakni PHOENIX. Sebuah makhluk sebagai simbol semangat yang tak pernah menyerah.






Kalau di game, mungkin seekor Phoenix akan hidup kembali lagi dan lagi.

Ternyata, manusia memang butuh KEYAKINAN. KEYAKINAN yang akan menuntun kita ke akhir jaman. KEYAKINAN untuk menuntun kita mengakhiri hidup ini dengan baik tanpa rasa TAKUT untuk terus memperjuangkannya...

Jika kita YAKIN akan KEBENARAN dari ajaran yang kita YAKINI. Kenapa kita harus TAKUT melalui kehidupan ini ? Keep MOVE-ON...

TIPS : Hindari stres berlebih, istirahat cukup, makan dengan nutrisi yang cukup, olah raga yang cukup, maka AKAL SEHAT kita tidak akan sia-sia


 

2 komentar:

  1. Mantap juga artikelnya Kang, saya juga salah satu penggemar RPG, makasih share nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tos! Buat GAMING deh. hehee

      Terima Kasih sudah berkunjung bro ^_^

      Hapus

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.